Langsung ke konten utama

Insecure menghambat pertumbuhan kita

jadi... akhir2 ini perasaan saya kurang baik, saya terlalu memusingkan banyak hal, rasanya satu persatu pemikiran2 buruk itu merusak struktur di syaraf kepala saya. Merasa rendah diri dan tidak berarti selalu menghantui setiap langkah saya. Saya benci terus memenerus merasa seperti itu, saya khawatir dengan mental health saya, saya benar2 tidak mau deperesi mengganggu kehidupan saya. Malam ini, air mata membanjiri wajah saya, seperti ada sesuatu yg perlu diluapkan, entah apapun itu bentuknya. Saya merasa legah, saya berusaha untuk meneguhkan hati dan pikiran saya untuk mendekatkan diri pada Tuhan, bersyukur, dan menerima diri sendiri dengan segala bentuknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Tidur

Hallo, siapa pun kamu yang mungkin kebetulan sedang membaca blog ini. tulisan yang isinya tidak penting semua, heheh. malam ini pukul 11:23, sudah tengah malam sih. awalnya aku mau tidur lebih awal, tapi tetap aja tidak bisa. Mataku sudah mengantuk, tiapi tidak bisa tidur. jadi, kubiarkan saja entah seperti apa aku bisa tertidur sampai besok. Nanti pas bangun pasti juga sudah pagi. Nggak kerasa ya, sudah akhir tahun, usiaku juga sudah semakin bertambah. Aku sedih, sejauh ini aku belum melakukan sesuatu yang berharga. Aku tidak melakukan hal-hal yang bisa di bilang 'wow' atau sekedar kata 'selamat' dari org lain karena adanya suatu pencapaian yg kita raih. Rasanya tu kayak, hari-hari berlalu ya berlalu aja. Serasa aku menyia-nyiakan setiap detik yg berjalan. Aku bingung harus melakukan apa agar waktu tidik berjalan sia-sia. Selama pandemi ini, aku cuman bisa berdiam diri dirumah, sibuk dengan toko dan pekerjaan rumah yg harus di selesaikan. Setiap hari akan selalu sepe...

Pondasi Hidup

Wajar jika kamu merasa kesepian, sedih, kecewa, marah atau unek-unek lainnya yang pada dasarnya memang di tujukan untuk manusia. Lagi pula, aku tahu, kalau kamu juga punya cara sendiri untuk mengatasi unek-unek itu. Dan pastinya semua punya cara yang berbeda. Ada yg cuman diam, ada yang sekedar dengar musik untuk kabur dari bisingnya semesta, ada yang memilih untuk mengubur perasaan tidak enak itu jauh-jauh, sampai tidak ada yang tahu kalau dia sedang rapuh. Mungkin kalau sudah buntu, maka menangis akan menjadi satu-satunya cela yang terbuka. Air mata memang se melegakan itu. Sebuah bahasa bisu yang lupa caranya membentuk kalimat. Kalau saya, saya akan memilih untuk berdiam diri dari keramaian. Mencoba untuk mengosongkan pikiran tentang semua hal diniawi. Karena Dunia memang serumit itu, dan manusia menjadi satu-satunya korban yang harus menanggung semua masalah-masalah yg ada di dalamnya. salah satu hal rumit itu adalah "menjadi dewasa" ternyata fase menuju dewasa mempun...

Maag

malam ini saya tidak bisa tidur, maag saya kumat lebih kronis dari sebelumnya. perut saya sangat mual dan kembung, begitupun dengan dada menuju tenggorokan. rasanya panas dan sesak. Sampai untuk berbaring saja saya kesulitan bernapas. mata saya sangat mengantuk, ingin segera tidur, walau hanya tinggal dua jam lagi. Tidak tega jika harus membangunkan mamak, saya tudak suka mengannggu istirahatnya malam ini, walau sesungguhnya saya sangay membutuhkannya malam ini.